Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan

Tips and trik liburan ke Jepang




Halo,

Welcome back Dewi ;")

Setelah seribu purnama kembali lagi menulis untuk blog ini, pengennya sih bisa selalu nulis tapi bingung nulis apa secara saya cuma 'remahan gorengan' ga punya banyak cerita yang special buat di share di blog ini. Tapi kali ini saya mau cerita tentang perjalanan liburan saya dan suami ketika pergi ke Jepang *finally*. Jadi sebenarnya rencana saya untuk liburan ke Jepang itu udah dari tahun 2016 kemarin tapi apa daya tiket hangus begitu saja, karena suami berhalangan. Sempat diijinkan untuk pergi sendiri tapi sekitar seminggu sebelum keberangkatan suaminya bilang "sayang ga usah pergi deh, aku khawatir kalo kamu pergi sendirian" yak ilaahh padahal itu saya sudah giat-giatnya lagi bikin itinarary untuk solo traveller :(. Di blog saya kali ini saya akan ceritakan pengalaman saya sebelum dan selama liburan di Jepang, lebih tepatnya mungkin hal-hal apa saja yang harus di persiapakan dan beberapa tips sebelum dan selama saya berada di Jepang.

1. Visa jepang

Jepang adalah salah satu negara yang mengharuskan penggunaan visa untuk bisa masuk ke negaranya. Karena saya pengguna E-pasport maka saya tidak perlu lagi mengurus visa pada umumnya tetapi hanya mengurus visa WAIVER yaitu ijin tinggal selama 15 hari maximal dan berlaku untuk 3 tahun. Cara mengajukan visa Waiver cukup mudah, jika kalian sudah mempunyai E-Pasport cukup melampirkan pasport dan mengisi formulir di kedutaan Jepang dan prosesnya cukup singkat hanya 1 hari saja.

2. Pesawat

Pesawat yang saya gunakan untuk pergi ke Jepang adalah ANA (all nippon airways). ANA adalah salah satu pesawat yang direct langsung dari bandara Soekarno-Hatta ke Haneda Airport. Kami mendapatkan harga 4.6 juta PP dengan bagasi 2x 23kg per orang pada saat promo di traveloka *cocok buat yang mau buka PO or jastip* hehehe. Untuk mengetahui promo di Traveloka kalian bisa mengaktifkan menu price alert dengan mengisi asal dan tujuan pesawat, tanggal keberangkatan serta mengisi harga sesuai budget. Jika pada tanggal tersebut ada rute sesuai dengan tujuan kita makan akan di infokan melalui inbox. Lumayan membantu bukan? Ayo install aplikasi traveloka sekarang juga hehehe *bukanendorsan*

3. Penginapan

Untuk penginapan saya dan suami memilih untuk menggunakan Airbnb selama di Osaka dan tokyo. Saya ingin memberikan tips berdasarkan pengalaman kami untuk memilih penginapan, pilihlah yang jaraknya dekat dengan stasiun kereta dan jika memang penginapan kita ada di gedung/rumah yang bertingkat pastikan memiliki lift untuk memudakan kita jika kita memiliki koper yang banyak dan berat. Stasiunnya tidak harus selalu stasiun yang besar seperti Tokyo atau Shinjuku, karena sudah pasti di daerah tersebut harga penginapannya mahal. Misalnya kalian membeli Jr pass maka pilihkan stasiun yang di lintasi oleh kereta JR, atau jika kalian membeli tiket subway pass maka cek apakah penginapan kita masuk dalam jalur/ rute subway. Ini untuk menghindari pengeluaran berlebihan di pos transportasi. Pengalaman saya kemarin Airbnb kami ada di daerah Machida 5 menit dari stasiun Tsurukawa. Tetapi karena line untuk ke stasiun Tsurukawa itu hanya ada Odakyu line maka setiap hari kita PP harus membeli tiket lagi sekitar 620 yen (ke shinjuku) karena Odakyu line perusahaan kereta sendiri yg tidak tercover oleh perusahaan kereta JR ataupun Tokyo subway pass.

3. Itinarary

Ini adalah wajib hukumnya buat yang mau pergi ke Jepang. Karena dengan menyusun itinarary terlebih dahulu sangat memudahkan dan menghemat waktu kita selama disana. Dengan menyusun itinarary juga bisa melihat berapa besar pengeluaran kita untuk trasportasi dan makan. Serta dapat memilih jenis tiket/pass apa yang cocok dengan itinarary kita. oiya kita bisa cek berapa lama perjalan kita dan bagaimana cara untuk sampai di tempat yang akan kita tuju dengan Google Map. GMaps penting dan berguna banget yah guys jadi jangan lupa di install :)

4. Musim

Penting untuk tahu musim pada saat kita akan pergi ke Jepang, karena Jepang memiliki 4 musim yaitu musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Penting karena kita tahu harus bawa baju apa yang sesuai dengan musim disana, serta event atau aktraksi apa yang berlaku di musim-musim tersebut. Kami ke Jepang pada saat musim panas, dengan agenda utama nonton  SUMMERSONIC 2017, pada saat musim ini banyak event musik yang diadakan di Jepang.

5. Cara bertransaksi selama di jepang

Mata uang negara ini adan Yen. Pada saat saya ke Jepang nilai tukarnya 118.5-121.5 (Agustus 2017). Buat yang mau menukarkan dalam jumlah yang besar bisa langsung datang ke VIP money changer di daerah menteng dekat tugu tani, karena ratenya bagus. Nah saya ingin memberikan tips jika uang yen kalian habis tapi masih ada beberapa hari di Jepang, kalian jangan panik karena kita bisa tarik tunai dengan menggunakan atm BCA di mesin atm yang ada di 7-11 (7 bank). Jangan sekali-kali kalian tukar uang di money changer karena rupiah sangat jatuh nilainya. Kemarin saya tarik atm BCA dihitung-hitung kena 122 yen dengan biaya adm 25.000 untuk 1x penarikan. Satu lagi jika ingin melakukan transaksi pembayaran dengan kartu dari salah satu bank di Indonesia bisa mengunakan kartu debit bank Mandiri karena ada logo visanya.



ATM CHIPS BCA VS ATM BIASA BCA


buat teman-teman, semua jenis ATM keluaran bank dari wilayah Indonesia semuanya bisa digunakan untuk transaksi penarikan tunai dan belanja debet (VISA atau Master). Namun teman-teman yg mau ke Jepang yang memiliki ATM BCA model baru yg ada chipsnya, sama sekali belum bisa untuk semua transaksi di Jepang. Hanya ATM regular polos yg bisa saat ini. Di Jepang Bila kita berbelanja di YODOBASHI dan BIC CAMERA, bila menggunakan debet serta CC berlogo VISA akan mendapatkan tambahan disc 5% , nah gunakan debet serta CC berlogo visa kita agar semakin dapat potongan harga. (info dari group FB global traveller Indonesia)

6. Transportasi

Penting untuk tahu PASS apa yang kita butuhkan selama di Jepang, berkaitan dengan budget trasportasi karena ini salah satu pengeluaran terbesar jika kita mau ke Jepang. salah satu PASS yang saya gunakan adalah Jr Pass ini adalah Pass yang wajib di beli jika kita ingin berkeliling Jepang, karena kita bebas naik shinkansen (kecuali NOZOMI dan MIZUHO) kemana saja dengan pas ini. Saya beli Pass ini karena saya PP JKT-Tokyo-JKT, sedangkan saya mau mengunjungi Osaka dan kyoto ditambah ke Takayama dan Shirakawa-go. Jadi bakal hemat banget kalo beli Pass ini. sedikit Tips kalo mau lebih irit lagi dengan mengunjungi kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, Kyoto lebih baik pada saat membeli tiket pesawat pilih multicity jadi kita masuk dari Tokyo dan pulang lewat Osaka atau sebaliknya, nah perjalanan dari Tokyo ke Osaka bisa menggunakan bus malam selain murah juga bisa berhemat di penginapan.

PASS lain yang saya beli adalah Tokyo subway Ticket yang berlaku 72 jam, beli ini karena kita masa aktif JR pass kita sudah habis dan kita mau berkeliling sekitaran Tokyo saja dengan Subway maupun Tokyo Metro. 

7. Makanan

Karena saya Muslim jadi agak kesusahan mencari makanan yang Halal di Jepang, jadi dari Jakarta seperti biasa membawa perbekalan standar turis dari Indonesia seperti rendang, ayam goreng padang, sambal dan saos, kering kentang, nugget, chiken wings, Pop M*e, mie instan, salah satu trik untuk menghemat budget makan juga nih, karena untuk 1x makan di jepang bisa sampai 700-1500 Yen. Max sehari kami coba 1x makanan khas asli Jepang pada saat makan siang. info Makanan halal sudah banyak sekali salah satunya  disini  dan disini.

8. Internet

Salah satu ceklist yang wajib pada saat kita travelling Jaman NOW nih, supaya Intagram dan IG story kita tetep Update yah guys, hahaha. karena kita ke Jepang selama 10 hari saya memilih XL Pass dengan biaya 350rb untuk 1 bulan dengan tambahan aktivasi Xtra Combo yang 89rb dengan kuota 12GB. Alhamdulillah selama di Jepang aman dan lancar. Dibandingkan dengan Wifi pocket dan penawaran dari provider lain XL ini paling murah, tapi sayang sekali XL Pass Jepang ini hanya berlaku sampai akhir Agustus 2017.

9. Shopping
Aktivitas yang wajib juga dilakukan selama di Jepang, karena barang-barang disana di jamin ASLI. Saya dan suami mengunjungi RINKU PREMIUM OUTLET di Osaka, wow kalap sekali banyak sekali diskon yang ditawarkan outlet ternama dunia 50%+20%, untung saya sedang ulang tahun jadi bisa pilih barang tanpa di pelototin suami, hahaha.

10. Joint group Backpacker di Facebook
Untuk mendapakan info-info terbaru dan tips serta trik dari para Backpacker sebaiknya kita joint group di Facebook mulai dari Backpacker Dunia, Backpacker Indonesia sampai Global Traveller Indonesia Japan and asia, komplit mulai dari info promo tiket, shopping, itinarary, makanan halal, dll.

Semoga membantu ya Guys buat yang mau trip ke Jepang...

Have a nice Holiday all 😍

Singapore Trip Day-3

Pagi-pagi udah gempoorrr ga tau masih sanggup atau ngga menjelajah Singapore tapi tetep harus semangat karena kita mau ke Universal Studio *yeeayy* sebelum ke USS kita sibuk ngubek-ngubek mustafa center nyari sandal jepit tapi ga ada *ga ada yg murah* jadi batal deh..langsung capcus ke USS sebelumnya isi perut dulu di KFC di mall sebelah vivo city puas-puasin deh makan dulu...sampe USS udah hampir jam 12 ga buang-buang waktu langsung puterin USS dari awal sampai balik lagi ke awal, berakhir sekitar jam 7 malam disini. Lagi-lagi disini kita ga bisa foto sama iconnya USS itu loohh globe yang besaarr dalam perbaikan juga, arrgghh.. ditanya puas atau ngga..mmhh belum karena saya belum naik roller coasternya takuuuttt lagian kalo naik juga maksain ga bisa teriak coz lagi batuk *alasan lagi*. yak selanjutnya foto-foto narsis kita selama muterin USS dengan editan yang seadanya :D

sebenarnya pengen muterin sentosa island juga tapi apa daya udah terlalu malam, mungkin itu tanda bahwa besok-besok kita bakal balik lagi ke sini, hihihi selesai di USS balik lagi ke KFC makan malam "secukupnya"...walaupun udah gempooorrr tapi tetep maksain balik lagi ke merlion park mau fotooo, konon lihat foto-foto yang udah-udah bagus hasilnya...taraaa bagus kan?? *maksa*


sekian dulu cerita day 3-nya...sisanya lanjut besok-besok ya...tunggu laptop suami nganggur :p




Singapore trip Day-2

Hari ke 2 bangun jam 6 pagi langsung buru-buru sholat subuh, pas liat dari jendela masih gelaaaap banget kaya'masih jam 5 pagi.. Telepon ke kamarnya Emy tanyain itinarary hari itu mau kemana aja ternyata beda sama punya saya...tapi dia berbaik hati sekali mau ajarin saya naik MRT karena pengalaman dia pertama kali pake MRT aga' ribet, baik kan sahabat saya?? :*

Jam 1/2 7 pagi udah ketemuan di lobby hotel trus kita jalan 5 menit ke stasiun farrer park. sambil ngajarin mau ga mau harus beli tiket juga akhirnya kita beli tiket buat ke bugis, niatnya sih mau lihat si ABC Hostel itu, ternyata pas sampe sana beda banget sama testimonialnya di tripadvisor aduuh reseptionistnya juteeekk ga ketulungan langsung ilfiill jadi males pindah hotel selain karena jutek jalan dari stasiun MRT bugis juga lumayan jauh deketan si TAIHOE, okay skip pindah hotel siapkan tenaga untuk keliling Singapore dari pada buang waktu buat pindah hotel ^_*






Kita keluar hotel jam 10 pagi jadwal hari ini adalah ke mustafa center, Orchad Road, Merlion Park, Bugis street, Clarke Quay... oiya sebelum pergi sempet merayu resepsionist supaya kita bisa mengambil sebagian deposit kita buat nambahin beli oleh-oleh di mustafa center dan di kasih bow, hehe *pelajaran yang di ambil: jangan malu kalo kita turis kere, bilang aja apa adanya* :D



Sampai di mustafa langsung meluncur ke tempat coklat karena ada titipan dari pada uangnya abis duluan dan memang infonya kalo mau beli coklat lebih murah di mustafa ini. Karena lihat ada oleh-oleh gantungan kunci akhirnya kalap juga beli disini maksud hati karena skalian aja beli semua oleh-oleh disini ternyata salah besaaarrr...buat yang mau beli oleh-oleh gantungan kunci mending beli di Bugis street or China town, saya beli di mustafa range harga $7-$10 1 set (isi 6), ternyata pas sore saya ke bugis street $10 dapet 3 set (isi 18) aaarrgghhh cuman bisa manyun :(



Dari mustafa langsung lanjut ke Orchard sebelumnya kita titip blanjaan di mustafa ke resepsionist.. perjalanan pake MRT itu nyaman banget, murah, tertib, aman, bersih langsung deh saya ngebanding-bandingin sama kereta yang ada di indonesia, hehe jauh banget...ga ada tuh yang jualan hilir mudik, pengamen, dll, MRTnya pun dirawat dengan baik ga keliatan ada yang rusak beda sama trans jakarta yang baru beberapa tahun beroperasi udah ga ada tuh mba-mba yang ngomong "next destination..." dan mesin informasinya juga mati (-_-') aaahh pokoknya kalo ngebandingin ga akan ada habisnya deh, tapi saya tetep cinta jakarta..cinta indonesiaa apa-apa murah...hotel, makanan semuanya enak-enak :p. Selama di Orchard kita jalan dari ujung ke ujung...isinya mall smua...dan mihil-mihil juga, out of budget lah kalo harus belanja di sini, jadi selama di Orchard kita foto-foto dan sedikit belanja di hardrock sama cotton on ;p.. kita juga sempat solat di mesjid Al-Falah di depan paragon. oiya kalo ke orchard jangan lupa mampir ke Singapore Visitor centres, di situ kita sebagai turis apalagi yang baru pertama kali melancong ke Singapore bener-bener helpfull semua brosur, customer servicenya ramah banget bahkan disediain free internet akses + massage, COOL!!!


narsis di Orchard road :')

*foto diambil dari google*


Dari Orchard lanjut ke Esplanade & merlion park, sumpaahh ya itu esplanade di lihat dari luar sama dalam kereennn banget, sebagai pusat seni di Singapore dan tersibuk di dunia tapi tetep ya bow ada mall di dalemnya, pokoknya harus kesini ya kalo pada mau ke Singapore :) Nah pas kita mau foto di Landmarknya Singapore alias si patung lion eehh ternyata lagi di tutup karena lagi ada ART festival Singapore Biennale 2011 dan kalo mau masuk ke dalem untuk foto ngantri bow maleess udah mau hujan juga..tapi ternyata fotonya ada di websitenya kereeenn ternyata dalemnya :)




akhirnya foto sama ánaknya' lion aja deh :p


dari Merlion park ini kaki udah mulai cenat-cenut + keujanan untung bawa payung :) dari sini kita lanjut lagi ke bugis street sampai di sana langsung makan di Burger King samping bugis street, laper bow karena hemat ga makan siang dan emang ga berasa laper aja *alesan*. Di bugis street ini isinya sama lah kaya melawai jaman dulu, tapi harganya mihiiill harga yang tertera paling murah $10 barangnya biasaaaa banget..tapi untuk beli souvenir untuk oleh-oleh saya bilang murah seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya di atas.. Sebenarnya sampe sini kaki udah ga kuat jalan lagi tapi seperti sayang aja kalo harus pulang ke hotel masih 'sore'baru jam 8 malam jadii kita lanjut lagi ke Clarke Quay suasananya seru banget pas malam hari seru buat nongkrong tapi kalo dilihat sih yang banyak kumpul di sini tuh turis dari eropa macam expatriatnya gitu deh.. suasananya indah ada sungai lengkap dengan perahunya yang terhubung ke merlion park, dan dari pinggir sungai bisa lihat serunya pemandangan orang-orang yang pada coba extreme swing yang terkenal itu.. nah pas jam 9 malam tiba-tiba ada atraksi sinar laser yang nampak dari marina bays hotel wooowww dan memantabkan hati besok kita harus ada di merion park lagi pas malam cari view yang bagus buat foto, hehehe

hari ke 2 puaaaasss sampai hotel kaki saya bengkak :( pelajaran lagi nih: kalo bisa pake alas kaki yang nyaman, empuk sendal jepit emang bener deh kayanya..ternyata Emy udah tau bakal cenat-cenut kaki makanya dia udah siapin koyo, aaarrhh dia lupa kasih tau saya jadi saya hanya kompres pake kayu putih aja

day 2, done!!

to be continue...



Singapore trip Day-1

Yeaahh akhirnya hari yang dinanti tiba juga..walaupun sebenarnya hari itu kita apes :p. Okay pesawat kita berangkat jam 15.05 dan sudah bisa cek-in 2 jam sebelumnya..tapi kita baru berangkat dari rumah jam 12.30 daaann ternyata jalan tol Sabtu itu benar-benar ga bersahabat (-_-') kita baru sampai di bandara jam 14.30 udah lari-lari ternyata tetep ga bisa, yak kita telat cek-in *nangis*. Jadi si ValueAir ini alias Jetstar udah nutup loket cek-innya 45 menit sebelum berangkat, kita udah mohon-mohon tetep ga bisa dan emang kita ngerti namanya juga sistem, semua emang salah kita yang terlalu santai *toyor kepala sendiri*. Akhirnya papito langsung inisiatif ke Counter Garuda buat cek Garuda Frequent Flyer (GFF) katanya sih cukup poinnya buat tiket pergi ke Singapore berdua, tapi sayang ga bisa langsung go show harus urus ini-itu dulu *hikshiks*, sempet hopeless andainya kita ini banyak duit langsung aja beli tiket ke hongkong or macau, tapi karena tiket Universal Studio udah di tangan mau ga mau tetep harus berangkat ke Singapore.. Jadi kita akhirnya dateng ke loketnya Lion air tanya tiket ke Singapore yang terdekat ada jam 4 harganya 850rb/orang sedangkan tiket Jetstar kita $30 Singapore jadi cuma 210rb untuk berdua *gleekk* tapi untungnya mas penjaga tiketnya kasihan kali ya liat tampang kita jadi dia nawarin tiket untuk keberangkatan jam 17.45 dengan harga 'sedikit bersahabat' 520rb/ orang...alhamdulillah akhirnya bisa tetep ke Singapore + masih sempet makan (laper bow ngejar-ngejar pesawat) sampai nunggu jadwal pesawat take off...


Oiya jadi kondisi kesehatan saya saat itu sedang tidak fit (masuk angin-flu berat-batuk) jadilah selama 1 1/2 jam di pesawat pusingnya ga ketulungan efek dari tekanan udara selama terbang, haduuh udah stres jangan-jangan sampai di Singapore malahan masuk RS Mount Elizabeth lagi *ngayal* mana bawa obat cuma tolak-angin + obat batuk...tapi alhamdulillah saya masih dalam lindungan Allah swt, setelah mendarat semua back to normal lagi masih bisa jalan + lari :D.


Kita sampai di Changi Airport 20.30 waktu Singapore, karena ga mau gegabah lagi akhirnya telepon emy yang udah sampe duluan ke hotel dan dia bilang mending langsung naik taxi aja daripada MRT karena udah malam dan kita udah cape dengan 'accident' pas di bandara Soeta. Yo weess akhirnya kita naik taxi dunk ke hotel TAIHOE di little India perjalanan +/- 30 menit dan menghabiskan $14,6 + airport tax $5 jadi $19,6 (kurs $1= 7000) untuk sampai ke hotel :D.



foto di depan hotel


fasilitas di dalam kamar


Pas cek-in ternyata uang kembalian kita harus dijadiin deposit dan bisa di ambil pas kita cek-out, haaiiyah berkurang lagi bekal kita di sana *harap maklum turis kere*. Nah ini the best Partnya pas buka pintu kamar hotel langsung saja aroma bawang semerbak santeerr ga ketulungan sampe eneg bow, ga tau tau datangnya dari mana tuh bawang...haduuhh mau complaint juga ga enak bukan negara sendiri secara bukan hotel mahal jadi terima aja deh (-_-') fasilitas juga seadanya seperti yang bisa dilihat diatas + kamar mandi (shower) di dalam kamar...dari pada eneg di kamar kita langsung jalan ke little india kebetulan banget mustafa center ada persis dibelakang hotel.




mustafa center


kita jalan-jalan aja dulu keliling little India sambil cari-cari hotel yang lebih baik dan rate yang sama tapi susah sama aja...niatnya sih besok cek-out trus pindah ke ABC hostel yang ada di bugis. little India rame sama orang-orang india (ya iyalah) banyak makanan india, indonesia juga sih (kaya nasi padang) tapi kita ga tau harganya berapa...jadi akhirnya makan malam pake burger + kentang di mustafa cafe sebelah mustafa center berdua abis $ 11, tetep laper karena ga makan nasi :p. Sempet beli Air mineral harganya $1 untuk 600ml, jadi mending belinya di guardian aja saya beli yg 1500ml cuma $1,15... ga lama kita balik ke hotel dan telepon emy ternyata dia langsung jalan-jalan ke Orchad...dan makan di KFC City Square cuma abis $4/orang, aarrgghhh..


okay day -2nya lebih seru nih menemukan banyak hal baru, suasana baru :)

Becoming a Traveller...

Yeaayy kali ini saya mau cerita seputar perjalanan saya menjadi seorang traveller :-). Semua berawal dari sahabat SMA saya Emy yang cari temen buat travelling dan kebetulan pas bulan Februari emy dapat tiket murah JETSTAR untuk bulan April ke Singapore 400ribu PP. Mulailah dia "nyetanin"saya supaya booked tiket juga dan teryata masih available, langsung dunk saya bilang sama papito secara dia penyandang dananya, hehe dan tanpa pikir panjang akhirnya kita berhasil booking tiket jkt-sing-jkt untuk tanggal 9-11 april 2011 berdua 800 ribu PP *joged poco-poco*.

sebenarnya tebilang nekad karena saya belum punya passport :D, untung sekarang bikin passport murah dan terbilang mudah. Saya mengurus passport pertengahan bulan Maret datang ke Imigrasi Jakarta Timur, info dari temen sih katanya kalo datang dari pagi bisa langsung jadi ternyata ga bisa bow...jadi tahapnya tuh datang beli formulir Rp. 12.500 isi deh tuh yang lengkap jangan lupa bawa fotocopy + dokumen asli seperti KK, KTP (di fotocopy trus jangan dipotong ya biar aja ukuran A4), AKTE Kelahiran, surat keterangan dari kantor (bagi yang masih bekerja) dan surat referensi kerja (bagi yang sudah resign alias IRT macam saya ini). Pembuatan passport menghabiskan waktu +/- 10 hari dengan 2 kali bolak-balik, jadi setelah semua dokumen lengkap (nanti juga ada bagian pemeriksaan) mending langsung taruh di DROP BOX aja ga usah nunggu-nunggu atrian panjaaaannngg sehariaan kaya'saya (-_-'), nanti kalo udah di cek dikasih note kecil gitu suruh balik 3 hari (kerja) untuk foto dan wawancara + bayar totalnya 255ribu untuk passport 48 hal. Nah pas balik yang terakhir itu tinggal ambil passportnya sekitar 4 hari (kerja) setelah foto...taraaa jadi deh passport saya, ga berani foto pas bagian dalemnya karena chubby-ga ketulungan ;p. yeeaahh Singapore wait for Us (padahal udahan ke sporenya)-posting telat :p.







btw kita jadinya pulang tanggal 12 April..seminggu sebelum berangkat tiba-tiba aja dapet email kalo jam pulang ke jakarta di majuin jadi ke siang (sebelumnya jam 8 malam), baahh langsung kalang kabut lah secara rencana pas tanggal 11 april kita mau seharian dulu di Universal Studio Singapore (USS), mana tiket USS udah pesan masa cuma 1/2 hari doank disana secara tiketnya ampir stengah juta aja gitu *glek*.. Untung guide saya emy, dia langsung gerak cepat complaint cariin solusi yang terbaik buat kita, hehe padahal sempet ketar-ketir juga secara tiketnya murah jangan-jangan ga sampe lagi ke spore :p. Sampai akhirnya dikasih opsi pulang Selasa pagi jam 8..ya better ambil opsi itu deh walaupun harus tambah alokasi dana untuk penginapan..



Tiket pesawat beres, tiket USS beres, nah tinggal reserved penginapan + bikin itinerary selama 3 hari di Singapore.. Ternyata hotelnya mahal-mahal ya bow ada yang murah tapi hotel sekitar Geylang alias lokasi prostitusi di Singapore, batal deh.. lanjut hunting ke hostel deh akhirnya menyesuaikan dengan budget, sebenarnya pengen pergi ala backpacker tapi karena udah suami-istri dan kebanyakan kalo hostelnya backpacker tidurnya dorm room/ twin room yg kasurnya di pisah tapi kita nemuin hostel yang menurut saya bagus dan bersih dan ada double roomnya(lihat dari websitenya) the hivebackpacker di little india dan ABC Hostel di bugis tapi menurut emy lagi niihh the hivebackpacker ini aga jauh ke stasiun MRTnya dan pas saya booking online ternyata kamar full..kalo si ABC saya booking online tapi no reply :(. Untungnya lagi niihh punya guide emy dia kasih tahu hotel murah TAIHOE yang lumayan lah ratenya ga jauh sama the hive dan ABC tapi lokasinya lebih dekat dengan stasiun MRT farrer park dan dibelakang hotel bisa langsung ke Mustafa Center ;) akhirnya kita nginep bareng disini deh... okay cerita detail selama di Singapore ada di next postingan ya ^_*